Selasa, 04 Februari 2014

To : ...

Tuhan..

Aku sedang merindukan dua orang yang tidak pernah aku temui.
Salah satunya mungkin sempat menggendongku, selama setahun.
Tetapi apalah artinya untukku, Tuhan?
Aku belum mengerti apapun saat itu, meskipun mungkin aku telah berkali-kali tidur di dalam pelukannya, di pangkuannya.
Dan
Mengundang tawanya.
Tuhan,
apa aku salah jika aku merindukan beliau?
apa nanti beliau akan sedih jika sekarang aku menangis, karena merindukannya?
entah mengapa setiap kali teringat bulir-bulir air mata akan terus-menerus turun,
terus-menerus berjatuhan,
dan esoknya meninggalkan sebuah bekas di kedua mataku
selalu seperti ini rasanya, terkoyak
ada sesuatu yang menusuk terlalu dalam
tolong pertemukan hambamu ini dengan mereka Tuhan, meskipun hanya mimpi
banyak sekali hal-hal menyenangkan yang ingin aku ceritakan Tuhan
banyak juga kesedihan yang ingin aku bagi,Tuhan
entah mengapa aku ingin beliau berdua peluk Tuhan
tapi tidak mungkinkan dipeluk orang mati?
Tuhan,
jika banyak barisan doa yang selalu aku minta kepadamu,
tolong kabulkanlah semua doa yang aku panjatkan kepada beliau berdua saat itu juga, selain doa hamba kepada keluarga hamba, dan orang-orang yang hamba cintai.
jika ada, orang di luar sana yang ingin mati bunuh diri karena cintanya ditolak,
jika ada, orang di luar sana yang ingin mati bunuh diri karena tidak memiliki teman,
jika ada, orang di luar sana yang ingin mati karena bosan hidup miskin dan lain sebagainya,
lihatlah lebih jauh ke dalam hatimu,
atau bagi perasaan itu denganku,
tidak ada yang lebih parah dan lebih menakutkan,
dari ditinggalkan oleh orang yang kita cintai,
tapi dasar manusia, mengklaim sesuatu yang dari awal memang bukan miliknya menjadi miliknya,
tinggal bagaimana kita mengikhlaskannya..


untuk yang tercinta, yang terkasih, yang tersayang, yang akan aku sayang selalu, yang akan selalu aku tunggu untuk mendatangiku melalui mimpi,

Kedua Kakekku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar